Aku mencoba mengalihkan tangan pak Edy, tapi aku segera menghentikan niatku karena ancaman pak Edy.“Eliza, jangan coba coba melawan, atau bapak panggil pak Girno dan yang lain untuk menemani bapak”, bisik pak Edy di telingaku. Bokep Hot Lalu Pandu dan Dedi duduk di kedua ujung sofa, sedangkan pak Edy membimbing aku untuk duduk di tengah mereka. Begitu aku melepaskan kulumanku, Dedi juga roboh di sebelah pak Edy. Aku dan Jenny saling pandang, kulihat muka Jenny memerah. Akhirnya aku melenguh,”Nggmm…”. Tepat ketika aku membuka kunci pintu ruangan ini, pak Edy kembali mengingatkan,“Eliza, ingat, besok Sabtu jam delapan malam, bapak tunggu kamu dan Jenny di ruang UKS”.Aku tak menjawab, dan keluar dari ruangan laknat ini.




















