”, tanya saya.“ Oh… nanti saya disuruh ke sana lagi, besok untuk interview Wan ”, ucap mas Andy.“ Alhamdulillah, saya doakan supaya keterima ya Mas ”, ucapku berbasa-basi.“ Terima kasih ya Wan ”, ucapnya.Setelah berbasa – basi cukup lama, sayapun permisi,“ Eehh… nanti dulu, kamu khan belum minum ”,ucap Mas Andy berusaha mencegahku.“ Ayo Mah buatkan air minumnya dong ”, perintah Mas Andy me-nyuruh istrinya.Saya menolak dengan halus,“ Ah nggak usah Mas, saya sebentar aja kog, soalnya saya ada urusan ”, ucapku berpura-pura.“ Oh baiklah kalau begitu, sekali lagi terima kasih ya ”, ucap Mas Andy.Saya tersenyum mengangguk, kulihat Mba’ Erna tidak jadi membuat minuman. Vidio Bokep Kulihat jam di dinding dikamarku menunjukkan pukul 16.00 WIB.Pada sore hari itu saya iseng-iseng untuk memanjat dinding tembok pembatas kamarku, dan kamar sampingku yang ditempati oleh pasangan pengantin baru, yaitu Mas Andy dan Mba’ Erna.Saat itu saya Cuma bermaksud melihat aktivitas




















