Entah kenapa. Si Mimi sedang ngentot dengan Willy. Bokeb Mamaku itu memang hebat. Tentang apa saja. Aku bukan gay. Setelah mendpatkan minuman dingin, aku segera meninggalkan dapur. Aku langsung ke dapur, ingin ngambil minuman dari lemari es. Dia tuh, kayak suami baru Mama aja jadinya. Yang melihat pasti hanya mengira kami sedang berjemur menikmati cahaya matahari di tepi kolam renang. Karena itu aku dan adik-adikku tak pernah protes dengan apapun yang dikerjakan oleh Mamaku. Aku segera menolehkan pandanganku dari kontolnya. Segera kuambil minuman dingin dari lemari es. Semua orang sudah tidur kayaknya. Tubuh Willy yang berkeringat tepat disampingku. “Gila! Ia tak merasa ada yang aneh dengan kejadian semalam. Kalau orang melihat kami saat itu, mereka tidak mengetahui kalau kami baru saja orgasme tadi. “Baru pulang Tom?” kata Willy menegurku. Otomotif, sport, musik, dan pasti ngesex. Tubuh si Mimi sampai terdorong-dorong ke depan karena hentakan itu. “Baru pulang




















