saat itu terjadi diantara mereka ada yang melempar senyuman, ada pula yang langsung tertunduk malu. “Halo”. Bokep STW “Halo”. “Cinta?”, terdengar suara laki-laki. Termasuk beberapa laki-laki yang kebetulan juga berada disana. Dengan tersenyum, gadis cantik itu menerima rangkulan Om Ridwan dan berjalan menuju kamar. “Enak aja, emang kamu!”, Cinta tersenyum. Iya Om, Cinta lagi sibuk nyusun skripsi jadi gak sempet main kesana”. Om Ridwan pun dilain pihak, takut kalau kebiasaannya bermain perempuan tersebar akan merusak nama baiknya dan mempengaruhi rumah tangganya. Tidak sedikit diantara lirikan tersebut sempat beradu dengan tatapan Cinta. “Iya, sorry musti buru-buru”. “Iya dengan siapa saya bicara?”. “Loh kok pipi sih? “Silakan”.Sambil menunggu Om Rudi menyelesaikan urusannya, Cinta melihat-lihat dan berjalan-jalan ke sekitar. Rido pun tidak segan mengelurkan uang banyak guna memenuhi segala kebutuhan hidup Cinta. Cinta menggelengkan kepalanya. Tidak kalah mengejutkan lagi adalah kalau ternyata Om Rudi juga mengenal laki-laki paruh baya tersebut.




















