Cinthya tidak melepaskan kesempatan untuk menjilat vagina Silvy. Bokep Sub Indo “Gak usah panggil gue Ibu, panggil gue Silvy”, sambil berpindah posisi duduknya di sebelahku. Sil.. Beliau mengambil 2 Coke kaleng dingin. Imageku tentang Bu Silvy langsung berubah 180 derajat. Satu ditaruhya di depanku setelah sebelumnya beliau buka. How could you posibbly like my proposal? cepetin dong.. “Sekarang giliranmu Sil”, kataku mulai berani untuk mengimbangi permainannya. Kontan aku menyambutnya. “Ri, thank you very much”, ujar Cinthya sambil kemudian melumat bibirku. ohchh.. Bibir kami bersatu, lidah kami saling menyeruak masuk ke dalam rongga mulut. jadi kalo pede, mungkin lebih bagus lagi yaa..? Perasaan aku bikinnya nggak begitu pede bu,” kataku merendah, sambil kumundurkan badanku menyentuh sandaran, hingga merasa rileks. Kurang ajar.. Slurp.. Tanganku meraih pengait bra, dan terlepas. Perasaanku semakin tidak enak, karena pengalamanku selama mengerjakan 19 proposal proyek event atuapun Integrated Marketing Communication, hanya 2 yang ditolak, itupun kalah




















