Payudaranya yang berukuran sedang namun padat tampak serasi dengan ukuran tubuh Sasha dan semakin mempercantik bentuk tubuhnya, walaupun dada cantik itu masih tertutup oleh mangkuk bra Sasha. Semoga saja tidak ada yang sempat melihat isi disket itu sebelum ia tiba dikantor. Bokep Montok Enak tidak?” tanya Pak Anton.“Enak Paak… ookh…mmm…” gumam Sasha dengan mata sayu setengah terpejam.“Ayo, kamu nungging di balkon, supaya lebih enak!” kata Pak Anton sambil memutar balik badan
Sasha sehingga kini Sasha menghadap keluar dari balkon.Tangan Sasha segera mencengkeram pagar balkon itu dan menopang tubuhnya saat tangan Pak Anton menarik pinggangnya ke belakang. Kawin kontrak!” tegas Pak Anton sekali lagi.Perasaan Sasha terguncang hebat saat kembali mendengar ucapan Pak Anton itu. Sasha bisa melihat jelas raut wajah Pak Anton yang terkekeh-kekeh mengamati pantatnya itu.“Jangan Pak… Saya malu…” pinta Sasha dengan pelan.




















