Lalu Pak Dirman mendekatkan wajahnya ke payudara Nirmala, dia mulai menciumi, menggigiti, mencupangi, dan menjilati kedua buah payudara Nirmala beserta putingnya. Bokeb Bayangan itu tak lain dan tak bukan adalah dirinya sendiri. “bapak siapa?”, tanya Nirmala ketakutan. Saat bangun, Nirmala sudah berada di atas ranjang yang sangat empuk.Dia meregangkan tubuhnya alias ngulet. Lalu Pak Dirman mendekatkan wajahnya ke payudara Nirmala, dia mulai menciumi, menggigiti, mencupangi, dan menjilati kedua buah payudara Nirmala beserta putingnya. Rasa malu dan hina menyerang Nirmala sehingga Nirmala menolehkan kepalanya ke kiri dan menutup matanya, tapi Nirmala tidak bisa berhenti mendesah karena itu adalah lolongan jiwanya. Dalam waktu sekejap, jaket Nirmala sudah dibuang jauh-jauh oleh Hari. Narjo langsung kesakitan karena hantaman siku orang itu begitu kuat. “ngapain lo kabur tadi,,hah?!”, sebuah tamparan mendarat di pipi kanan Nirmala. “gak apa-apa,,pasti kamu lapar,,udah lah,,malem ini nak Nirmala tinggal disini dulu,,”.




















