“ah…ibu kan sudah seperti ibu saya sendiri”, jawabku sambil terus melapi leher, pundak hingga dada atasnya. Kami berasal dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan. Bokep Korea Aku mengambil kursi kayu lalu duduk disampingnya, meremas handuk dan mulai secara lembut mengusap wajahnya. Dengan terburu-buru kurapikan kain kemben ibu, dan bergegas keluar kamar. “ Bu…kopi satu,’’ ujarnya kepada pemilik warung. Kami berasal dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan. Usai dari kamar mandi kembali kubaringkan tubuh,’’ apa yang kau lakukan”, pikirku…namun akhirnya terlelap juga….dengan rasa puas.Seperti biasa, pukul setengah enam pagi aku terbangun, usai sekedarnya membersihkan rumah, ku sempatkan mengintip kamar ibu. Dulu aku sempat bekerja di pabrik sebelum akhirnya bangkrut dan aku kena PHK. Dan tak lama kemudian kembali aku memasuki kamarnya dan menyerahkan obat,” lho..kok gak habis bu?”, tanyaku melhat bubur itu masih separuh tersisa.”Masih pahit Den’’, jawabnya.














