” Jawabku. Jav Sub Indo Aku terus memeluk dia, pak Supir tak ku ijinkan menoleh kami kebelakang, dia setuju saja. Rasa-rasanya jalan yang kami lalui itu benar, soalnya hanya ada satu jalan setapak yang biasa dilalui orang. Kami memadu janji, bahwa suatu saat nanti kami akan kembali ke tempat itu. ” Aku lemas sayang ?!” bisikku mesra
” Biarin !” Bisiknya mesra sekali. Dia menyodorkan uang dua lembar lima puluh ribuan, aku menolaknya, biar aku saja yang membayar Taxi itu. ” Akh enggak” jawabnya sambil melepas ‘Ms. Aku jilati ‘Ms. Sial bagi kami, kabut dengan tiba-tiba turun, udara dingin dan lembab, hari mulai gelap, hujan turun rintik-rintik. termasuk pak Martin guru olah raga kami itu. Rasa-rasanya jalan yang kami lalui itu benar, soalnya hanya ada satu jalan setapak yang biasa dilalui orang. Kata pak Martin sebentar lagi sampai ke tujuan.




















