Tiba-tiba darahnya berdesir. Bokep Barat Rudi menoleh pelan sambil menatap mata Dina. “Ini cukup,” ujarnya. Lalu dibenamkan semua batang kejantanannya. Bau harum rambut Dina memancarkan bau alami gadis belia tanpa parfum, mengundang Rudi untuk berbuat lebih jauh. Dilihatnya ke luar jendela mobil. Rupanya awan berkumpul membentuk sebuah awan gelap besar. Saya janji tidak akan menegok ke belakang,” tanya Rudi penuh harap. Diambilnya KTP lalu diselipkan di saku bajunya. Dinyalakan stereo mobilnya sambil memandang ke kiri. Diperhatikannya lagi lebih seksama. Kini saatnya.. Beberapa di antaranya duduk di trotoar. Mata Rudi mencuri pandang untuk menatap paha Dina yang tersingkap. Rudi memburunya. Kakinya menjejak-jejak lantai mobil. Rudi kembali ke mobilnya mengunci pintu dan tersenyum melihat mobil di depannya bergerak ke depan. Dina menggigit ujung seragamnya yang lusuh, sementara Rudi merapikan rambutnya. Jantungnya berdetak kencang. Dina tersentak ke belakang kaget.










