“Cepat, yang ini masih segar.” Katanya sebelum melempar kepala itu ke arah Hamzah yang buru-buru melepas bonekanya dan menangkap kepala gadis malang itu.“Hehehe, yang ini cantik pak. Bokep Cina bukan free, bandrek Non… Bandrek.” Pak Fahri terlihat sekali kurang begitu dalam bahasa inggrisnya. Saat itu Hamzah sudah naik ke atas untuk tidur siang setelah disuruh naik oleh ayahnya karena sudah sepi dan tinggal tunggu tutup.Ketika sedang nonton TV, seorang gadis bule menyandang tas ransel lumayan besar melintas dan ternyata ia memasuki warung sederhana Pak Fahri.“Selamat siang…apakah ini Mie Bakso Pak Fahri?” sapanya dengan logat bulenya yang kental, senyum manis pada wajahnya menambah kecantikannya.“Ohh…iya iya, silakan duduk, mau makan apa Non?” Pak Fahri balas menyapa gadis itu dan mempersilakannya duduk setelah terpana beberapa detik karena terpesona.Gadis bule ini bernama Jill Richardson (19 tahun), asal Australia, ia cukup fasih berbahasa Indonesia, karena pernah mempelajarinya dalam ekstrakurikuler semasa sekolah dulu.




















