“Oohh esshh aaouuw uuhh teeruss.., lebih dalemm, oohh.. Sebelum aku menutup pintu, tiba-tiba ada tangan yang menahan pintu tersebut. Bokep Sub Indo crett.. Katanya pamanku sudah tidak pernah mencarinya lagi, soalnya tiap kali Dini ditelpon, yang menjawabnya adalah mesin penjawabnya, lalu tak pernah dibalas Dini, mungkin akhirnya pamanku jadi bosan sendiri.Aku dan ia sering jalan-jalan ke Mal-Mal, untungnya tidak pernah bertemu dgn pamanku itu. Kemudian sebelum mereka pulang, pamanku mentraktir mereka makan di sebuah restoran chinese food di dekat rumahnya di daerah Sunter. sshh.. Kulihat Dini sangat menikmati sekali permainan ini.Tidak lama kemudian ia mengejang, “Tonn, aa.. Ternyata adalah Dini.“Eh, ada apa din?”
“Enggak, gua pengen kasih kartu nama gua, besok jangan lupa telpon gua, ada yang mau gua omongin, oke?”
“Kenapa enggak sekarang aja?”
“Jangan, ada paman elu, pokoknya besok jangan lupa.”Setelah acara makan malam itu, aku pun pulang ke rumah dgn seribu satu pertanyaan di otakku, apa yang mau diomongin




















