Keesokan harinya Nadia bangun terlebih dahulu, sepanjang malam dia memelukku dan tertidur dengan posisi setengah tubuhnya menindih tubuhku, dengan posisi seperti ini kedua buah dadanya menempel pada tubuhku dan kurasakan kehangatan yang beda dari sebelumnya.“beb,…bangun ih nggak ngantor kamu?” tanya Nadia sambil menjepit hidungku.“beb?,,, bebek kali?” jawabku bercanda“iiih tuh kan bercanda lagi, teus maunya dipanggil apa?” tanya Nadia lagi,“terserah kamu deh…” ujarku sambil mengucek-ngucek mata.Mulai pagi itu, di kantor hidupku terasa semakin indah. Bokep Tante “entar baru nyambung lagi..yah” pintaku
“iya, tapi jangan lama-lama” jawab Nadia,
Ida hanya terbaring di tempat tidur, kututupi tubuhnya dengan selimut. “kok cuman diliatin doang, aku pake lagi nih bajunya” ujar Nadia ngambek“sorry, speechless aja gue….gede amir…seumur-umur baru pernah liat yang ginian,…eh besar pula lagi dapatnya” balasku untuk meredakan ngambeknya
“ya udah.,,, di emut dong” ujar ida lagi kali ini diiringi dengan senyum“nggak ahh….entar lecet, terus kalo lo mandi pasti nyeri” kataku
“jadi gimana dong?” tanya Nadia
“aku




















