Lalu sebentar kemudian ada yang melongok. Tiba-tiba tanganku ditepis.“Jangan mas… malu”“Ck.. Bokep Mama tidak apa-apa Tot… nanti kamu juga boleh pegang punyaku. Tangannya menahan tanganku supaya berhenti atau memelankannya. Sentot menunduk tak berani sama sekali melihat wajahku. Aku sendiri kini dalam kegelapan di bawah kehangatan air panas.Terdengar suara motor parkir. Tangannya menahan tanganku supaya berhenti atau memelankannya. Satunya memang bergaya ‘agak’ gemulai tapi satunya mirip Rio Dewanto. Badannya gempal, perutnya sixpack, tapi bodohnya cuma setingkat lebih tinggi dari monyet. Ya tentu saja… masa itu sunat belum dikenal di jawa dwipa. Akupun dapat info bahwa aku disebut-sebut sebagai Arya Sembrani, mata-mata yang paling dicari karena selalu membocorkan rahasia Majapahit. Kan kita sama-sama punya kontol.”Sentot mendekat lagi. monggo mas…”Mereka berdua berdiri lalu berpakaian tanpa mengenakan celana dalam lagi. Aku bingung dengan apa yang terjadi.Dua orang berpakaian jawa kuno masuk dengan membawa tombak.“Sebaiknya tuan Arya Sembrani berpakaian karena kami harus membawa




















