Beberapa orang pembantu sudah menyarankan agar aku pergi saja dan rumah ini. Film Porno Entah kenapa aku jadi merasa kasihan. Dia menyuruhku untuk menutup pintu, setelah aku berada di dalam kamar yang besar dan mewah itu.Aku tertegun, apa lagi saat melihat Nyonya Majikanku itu hanya mengenakan pakaian tidur yang sangat tipis sekali, sehingga setiap lekuk bentuk tubuhnya membayang begitu jelas sekali. Tapi memang Nyonya memintaku untuk masuk ke dalam kamarnya. “Mobilnya mogok, Nyonya..?”, tegurku dengan sikap ramah. Kalau ditambah denganku, berarti ada delapan orang. Tapi aku memang membutuhkan pekerjaan saat ini. Dan membiarkannya tergeletak di lantai.Mataku seketika jadi nanar dan berkunang-kunang. Apalagi setelah beberapa hari aku bekerja di rumah ini aku sudah bisa mengetahui kalau majikanku, Nyonya Wulandari selalu sibuk dan jarang berada di rumah. Entah sudah berapa kilometer aku berjalan kaki.




















