Sekarang tinggal menggiring Pakde dan keponakkan mantunya ini menuju ke ke sentuhan setannya yang terakhir.Hujan yang demikian hebat ini membuat jam 2 siang hari bolong itu gelap serasa menjelang maghrib. Film Porno Hujan ini luar biasa lebatnya. Kini lidah dan bibir mereka saling berebut jilatan, isepan dan kecupan. Bambu-bambunya ada yang lepas terjatuh. Dan dalam bayangan Surti, Iding pasti telah sangat merindukannya untuk bercumbu di siang hari. Itil Surti dia lumat dan gigit dengan sepenuh gemasnya.Tekanan Surti pada kepalanya berubah jadi jambakkan pada rambutnya. Dan inilah saatnya “sang setan” lewat melemparkan bisikan racunnya yang terakhir kepada Pakde Marto.“Ambil!, Ambil!, Ambil!, Ambil!”, dan Pakde tahu persis maksudnya.Seperti bunga layu yang jatuh dari tangkainya, wajah Pakde Marto langsung jatuh merunduk.




















