Karena anggak macet, aku baru tiba di kampus jam setengah enam, kuharap Pak Qadar masih di kantornya. Pak Qadar buru-buru menaikkan kembali celananya dan meneguk air dari gelasnya. Bokep Indo Live sebentar Pak, Bapak kan belum ngerasain mulut saya nih, dijamin ketagihan deh,” kataku sambil meraih penisnya dan turun dari meja. Aku memikirkan rencana untuk menggodanya dan menetapkan waktunya, yaitu sore jam 5 lebih, biasanya jam itu kampus mulai sepi dan dosen-dosen lain sudah pulang. Dalam perjalanan pulang di mobilpun pikiranku masih kalut sampai mobil di belakangku mengklaksonku karena tidak memperhatikan lampu sudah hijau.Hari itu aku habis 5 batang rokok, padahal sebelumnya jarang sekali aku mengisapnya. “Tenang aja Pak, saya juga tahu diri kok, yang penting saya nggak mau perjuangan saya selama ini sia-sia,” jawabku dengan tersenyum kecil.




















