Kulihat sebuah gerobak buah sudah terguling sementara isinya bertumpahan di trotoar. Clak Clek! Bokep Cina Umpatku ketika kurogoh kantung hotpant-ku. “Eng….mamang mau kasih hadiah ulang tahun buat non”
“Wahh..hadiah apa sih mang?” tanyaku antusias. Padahal aku sudah berharap sekali dia peting siang itu. Lantas bagaimana dengan semua kekuatirku selama ini? “Ndak apa apa kalau non tidak mau. Segera kuambil tisyu dari sakuku. mang Gimin memberikan sejumlah uang kepada pak penghulu. “Mangg cepetan entot Sabrina” ujarku tak sabaran. Memberiku ciuman yang ketat. Ia berjalan tertatih-tatih mengiringiku menuju ke mobil.##############################
Di tengah perjalanan pulang ke rumahEntah mengapa kali ini aku mau saja ketika diajaknya pulang. Begitu mengguncang! Mang Gimin langsung terduduk lagi di rumput sambil meringis kesakitan. “Hss..Aduhh nonn…hsss..enaknyaa!… mamang ndak bisa ngomong lagi!… badan mamang sampe gemetaran kaya meriang..hsss…mamang sayang banget sama nonn…hsss” puji mang Gimin di antara engahan napasnya yang masih memburu.




















