nickname-nya co_ce_co..”
Setelah mendengar ucapanku, kulihat air mukanya berubah drastis, dia terlihat kaget dan menjadi seram. XNXX Jepang rugi sendiri deh tidak jadi berterus terang, saya terlalu takut untuk mengatakannya? Emm..”
Jefri menatapku dengan agak bingung, “Kenapa Alex? Akupun jatuh terjengkang ke belakang_duk_raketku terlempar dan selanjutnya mungkin aku terkapar. Tapi aneh sekali rasanya, sakit itu malah hilang entah kemana tatkala ia mulai memaju-mundurkan pantatnya. Ia sudah banyak mengirim kalimatnya termasuk satu kalimat yang membuatku kaget, “Kamu di kounter mana?” Tanyanya penasaran. Wuih.. Tidak, sebenarnya.. “Bangun, cepat!” Perintah pelatih dengan suaranya yang berat. Mobilnya adalah Altis berwarna hitam, orang ini sudah pasti orang kaya. “Alex, mau tidak kakak entot? Adik sudah berapa lama ikut Pak Heru (nama pelatihku)?”
“Baru setengah tahun Om.” Jawabku seraya nyengir.




















